DOA Ikhtiarnya

Ikhtiar Bersama Dengan Saling Doa
Alhamduilillah sebelumnya sudah dibukukan dan diterbitkan serta diedarkan.

Adapun mengenai isi yang terkandung didalamnya,tentunya berdasar bagaimana ikhtiar berdoa menurut tuntunanya,seperti diawali dengan pengucapan pembuka doa’berdasarkan amalan masing-masing’sesuai anjuranya juga dsb.

Kemudian tentunya juga dianjutkan dengan doa saudara’menurut hajatnya masing-masing juga,dan apapun amalan dan hajat anda/saudara,ikhtiar ini mensyiarkan agar marilah untuk menambahkan pengucapan doa berikut’sebagai ikhtiar saling doanya,semisal dengan pengucapan seperti ini:

..”Yaa Allah semoga Engkau mengampuni segala apa yang menjadi dosa padaku’serta kaum muslimin-muslimat lainya.

Dengan diterima segala yang menjadi amal ibadahnya,dikabulkan segala yang menjadi doa baik,dan selalu diberi petunjuk dalam hidup.

Selalu diberi keberkahan dan pertolongan pada negeri ini juga,dengan semua segala cara/jalan yang terbaik,yang Engkau Kehendaki&Ridhoi dunia akhirat’Aamiin”..

(Bisa dengan pengucapan yang demikian tersebut,yang gak harus sama,namun intinya mau menambahkan doa baik buat sesama yaitu yang semuslim yang hakekatnya adalah saudara,serta kebaikan bangsanya sebagai tempat dimana menjalankan segala ikhtiar kehidupan didalamnya.

Dengan sebuah doa yang tetap dalam adab etikanya,berdasarkan tuntunan anjuran sebagaimana dalam berdoa).

Dan Berikut Adalah Diantara Contoh Pengucapan Pembuka Doa,Yang Terdapat Dalam Kandungan Isi Bukunya,Adalah Sbb:

أَعُوذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ,
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ, 

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
حَمْدًا يُوَافِى نِعَمَهُ وَ يُكَافِى مَزِيْدَهُ, يَا رَبَّنَا َلَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلاَلِ وَجْهِكَ وَ عَظِيْمِ سُلْطَانِكَ
 (A’uûdzu billâhi minasy-syaithoonir-rojiîm)

Bismillâhir-rohmâanir-rohîim.

Alhamdu lillâhi Robbil ‘âalamîn

Hamday yuwâfî ni’amahu wa yukaâfi maziidah.

Yâ Robbanâ lakal hamdu kamaâ yan(m)baghîi li jalaâli wajhika wa ‘azhiîmi shulthoonik.

Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

Segala puji bagi Allah,Tuhan semesta alam,dengan pujian yang sesuai dengan segala nikmat-Nya dan memadai dengan penambahan-Nya.

Yaa Tuhan kami,hanya bagi-Mu segala puji, sebagaimana pujian itu patut bagi keluhuran-Mu dan keagungan kekuasaan-Mu.


أَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِهِ وَ صَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
(Allâhumma sholli wa sallim ‘alâa sayyidinâa Muhammad wa ‘alâ aâlihi wa shohbihi ajma’iin)

“Yaa Allah,limpahkanlah rahmat dan kesejahteraan kepada junjungan kami Nabi Muhammad, beserta keluarga dan sahabat semuanya.”

 

رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ “
(Robbanagh firlii waliwaa lidayya walil mu’miniina yau ma yaquu mul hi saabb’u)

Yaa Tuhan kami,beri ampunlah aku dan kedua ibu bapakku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)

Diantara Contoh Pengucapan Doa Memohon Ampunan

Yaa Allah….Yang Maha Pemberi Ampunan

Kumemohon ampunan atas segala sesuatu yang jadi dosa padaku,pada kedua orang tuaku’pada orang-orang yang jadi guruku dan semua kerabat keluargaku serta orang-orang yang pernah bersangkutan hidup denganku,terutama yang seiman dan sekeyakinan,baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal,serta kaum muslimin muslimat lainya.

Semoga semuanya dijadikan seorang hamba yang selalu diberi ampunan serta pertolongan’MU,dengan diampuni segala dosa pada mereka dan segala dosa padaku’dosa yang dulu dan yang sekarang,maupun dosa yang akan datang,baik yang disengaja,maupun yang tak disengaja,dalam kesadaran maupun dalam kekhilafan.


Diantara Contoh Pengucapan Doa-Doa Lainya Dsb.

Yaa Allah…Yang Maha Mengabulkan,

Yang mengabulkan doa seorang kafir yang sedang terpepet,apalagi kuseseorang yang selalu berusaha meng’Esakan’MU,walau terkadang dalam kekhilafan ketidak berdayaanku masih melakukan dosa,karena lemahnya iman untuk menghindarinya,dan semoga Engkau mengabulkan segala apa yang terpanjatkan.

Yaa Allah…Yang Maha Mulia,

Kumemohon agar diberi kemuliaan didunia dan diakhirat,dengan dimudahkan segala urusan,yang jadi kebutuhan/yang jadi beban dalam kehidupan,serta dijaukan dari segala yang menghinakan.

Yaa Allah….Yang Maha Kuat,

Kumemohon agar diberi kekuatan untuk bisa qona’ah dan istiqomah dalam ibadah dengan perbuatan yang baik,tidak terbuai,tidak lalai dengan nafsu dunia yang selalu menggoda,tidak buta dari kebenaran’mudah tersentuh pada sesuatu yang mengingatkan,bisa menyadari,pada sesuatu yang semestinya ditakuti,dijalani maupun dijauhi,dan diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan.

Yaa Allah…Yang Maha Melindungi

Lindungilah’ku dari kekhawatiran dan kesedihan’dari sifat lemah dan malas dari sifat pengecut dan kikir,dari lilitan hutang serta penguasa’an orang,dari segala sesuatu yang jadi beban diluar kemampuan dan dari segala bala maupun bahaya dan fitnah dunia.

Yaa Allah….Yang Maha dibutuhkan,

Tempatnya meminta,kumemohon meminta dengan sepenuh pengharapan ku Pada’MU,agar semoga Engkau berkenan dengan memberi upah dari sesuatu yang kuusahakan,dalam upaya memenuhi segala kebutuhan,serta diberi ganti yang lebih baik dari sesuatu yang pernah kuusahakan,maupun dari sesuatu yang hilang dan pergi dalamku menjalankan kehidupan ini.  

  

Yaa Allah…Yang Maha penerima taubat,

kubertaubat dari segala lumuran dosa yang ada padaku,serta berharap selalu diberi kekuatan dalam tobat ini,untuk bisa menjalani hidup dalam jalan dan Tuntunan’MU,

Serta kesempurnaan berma’rifat sehingga bisa khusnul khotimah dalam akhir hayat,dengan iman dan Islam yang sempurna dalam keridhoan-Mu,dan dikumpulkan dengan orang-orang yang sholeh.

  

Yaa Allah…Yang Maha Kaya,Yang Memberi Kekayaan,

Semoga Engkau memperkayakanku dengan karunia’MU,dengan diberi rejeki yang berlimpah ruah lagi penuh berkah,baik dalam materi,dalam kesehatan,dalam ilmu,dalam waktu,dalam sisa usiaku,maupun dalam kuberkeluarga dan berketurunan’sehingga semuanya menjadikan kebahagiaan,selalu dicukupi dengan sesuatu yang halal,agar terhindar dari sesuatu yang haram

 

Yaa Allah…Yang Maha Pemberi Manfaat,

semoga Engkau berkenan dengan menjadikanku seseorang yang bermanfaat bagi umat,dalam pribadi yang tabah,yang tidak mudah mengeluh,tidak mudah menyerah’bisa mengenali diri agar bisa mengerti batas kemampuan yang Engkau berikan,dan bisa mengembangkan potensi diri,dari apa yang Engkau titipkan untuk menjalankan hidup dalam kemanfaatan.

 

Yaa Allah…Yang Maha Pemberi Petunjuk,kumemohon petunjuk,

Agar dalam mengamalkan suatu amalan,baik dzikir dan doa agar dalam  amalan yang sesuai dengan tuntunanya,agar Engkau memberiku kekuatan dan ketabahan serta petunjuk serta pertolongan kepadaku dalam menghadapi suatu cobaan’MU.

Serta dihidupkan hatiku dengan cinta’MU,yang menjauhkanku dari berbagai cinta dunia yang mengarah pada dosa,dan diberi suatu cinta yang mendekatkanku pada cinta’MU dan semoga Engkau menjadikan cinta’MU sesuatu yang paling aku cintai daripada mencintai pada selain’MU.

 

Yaa Allah kumemohon agar kudijadikan seorang hamba yang pantas didalam surga’MU,karena ku tak kuasa dan tak mungkin sanggup didalam neraka’MU,dan kumemohon untuk dijadikan seorang yang pantas juga disebut hamba,karena kutau bahwa sebutan seorang hamba adalah yang selalu berusaha meningkatkan iman dan taqwa,serta selalu haus ilmu agama dengan mempelajari,menjalani dan mengajarkan maupun menyampaikan.


Diantara Contoh Pengucapan Penutup Dalam Doa 

Yaa Allah…Yang Maha Memiliki Segalanya dari Semua Maha’atas sifat ke’Esaan’MU sebagai Tuhan Semesta Alam.

Yaa Allah…Semoga Engkau berkenan dengan segala apa yang kupanjatkan beserta yang terdo’akan,dengan mengabulkan segala semua apa yang menjadi kebaikan,dengan diberi ampunan,petunjuk serta pertolongan’MU,dari segala jalan,dan semua cara terbaik,yang Engkau kehendaki,dan ridhoi dunia akhirat’.

 

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
“Robbanaa  zdolamnaa angfusanaa wa illam taghfirlanaa wa tarhamnaa lana kuu nanna minal khoo siriin”  
                                                   

Yaa Allah Tuhan kami,kami telah menganiaya,diri kami sendiri,dan jika Engkau tidak mengampuni kami,dan memberi rahmat kepada kami,niscaya kami termasuk golongan orang-orang yang merugi.

 

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
“Robbanaa aatinaa fiddunyaahasanah wafil aakhiroti hasanah waqi’naa adzaa’bannaar”
 

Yaa Allah Ya Tuhan kami berilah kami kebaikan hidup didunia dan kebaikan hidup diakhirat,dan jagalah kami dari siksa api neraka.

 

وَ صَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ آلِهِ وَ صَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ. سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ, وَ سَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ, وَ الْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Wa shollollâhu ‘alâ sayyidinaa Muhammadiw wa âlihî wa shohbihî ajmaîn.

Subhâna Robbika robbil ‘izzati ‘ammâa yashifuûn, wa salâamun ‘alal mursaliîn, wal hamdu lillaâhi Robbil ‘âalamiîn’..

“Dan semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepada junjungan kami Nabi Muhammad, beserta keluarga dan sahabat semuanya.

Maha Suci Tuhanmu yang mempunyai keperkasaan dari apa yang mereka (orang-orang kafir) katakan,dan semoga kesejahteraan senantiasa dilimpahkan kepada para utusan Allah,dan segala puji bagi Allah,Tuhan semesta alam.”
(Aamiin 3x),Alfatihah..

 

Urusan seseorang bukan urusan materi saja,karena bagaimanapun juga setiap manusia juga dicoba dalam kehidupanya dalam urusan lainya,baik dalam rejeki/usahanya/piutangnya,kesehatanya/beban penyakit,rumah tangganya/jodohnya maupun yang sedang dicita-citakanya dsb,maka itu ikhtiar pengucapan doa tersebut disampaikan.

 

Dan Berikut Adalah Keterangan Dari Do’a Tersebut:

Bagi seorang muslim pertolongan yang terbaik,memang hanyalah datang dari Sang Pencipta Yaitu Allah Swt.

Dan pertolongan itu memang akan datang jika kita meminta pada’NYA,dan  inilah yang disebut Berdo’a,apalagi dalam berdo’a sambil mendo’akan,seperti pengungkapan dalam do’a tersebut.

Karena banyaknya keutamaan dari mendo’akan sesama/saudara dsb,yang dijelaskan dalam banyak dalil,yang diantaranya adalah sbb:

Dari Abu Dar’da ra.bahwasanya ia mendengar Rasulullah Saw bersabda:

Tiada seorang muslim yang mendo’akan saudaranya tanpa sepengetahuan saudaranya,kecualai Malaikat berkata:”Dan untukmu pula seperti itu”.
(HR.Muslim)

 

“Doa seorang muslim kepada saudaranya dengan tidak diketahui saudaranya itu mustajab(dikabulkan),pada seorang muslim itu ada malaikat yang diberi tugas’supaya tiap ia mendoakan baik kepada saudaranya,maka malaikat yang diberi tugas itu mengucapkan:
“Semoga Allah berkenan mengabulkan,dan buat kamu juga seperti itu”
(HR.Muslim)

 

Berdo’a memang juga menjadi ibadah,apalagi mendoakan sesama muslim dengan diam-diam,tanpa sepengetahuan orang yang dido’akan,termasuk dari sunah hasanah,yang telah diamalkan oleh para Nabi dan orang-orang sholeh.

 

Mendoa’kan sesama memang menunjukkan kesempuraan iman seseorang,sebagai rasa peduli pada orang lain maupun kerabat keluarganya dsb.

Nabi  Saw bersabda, dari Anas bin Malik Rasulullah Saw bersabad :
“Tidak beriman salah seorang di antara kalian sampai dia mencintai untuk saudaranya apa yang dia cintai untuk dirinya sendiri”.
(HR. Al-Bukhari dan Muslim)
 

 

Allah SWT’dan Rasul-Nya memerintahkan kaum muslimin untuk senantiasa mendoakan suadaranya juga,dan Allah Swt mengutus malaikat yang khusus bertugas untuk meng’amin’kan setiap doa seorang muslim untuk saudaranya dan sebagai balasannya malaikat itupun diperintahkan oleh Allah untuk mendoakan orang yang berdoa tersebut.

 

Dan doa malaikat adalah mustajabah,maka kita bisa menyatakan bahwa mendoakan sesama muslim tanpa sepengetahuannya termasuk dari doa-doa mustajabah,jika dia mendoakan untuk saudaranya,yang tentu saja doa yang sama akan kembali kepadanya.

 

Maka potensi dikabulkannya akan lebih besar dibandingkan dia mendoakan untuk dirinya sendiri.

Dan semoga dalam berdo’a kita tidak hanya berdo’a untuk diri sendiri melainkan semoga dimudah ikhlaskan untuk bisa mendo’akan pada sesama terutama pada saudara kita.

 

Adapun Do’a diatas semoga jadi refrensi dari do’a,sebuah refrensi ungkapan dalam sebuah permohonan.

Semoga sesuai tuntunanya,yang seharusnya semestinya kita dalam berdo’a.

Dan dari banyaknya tuntunanya yang diantarannya adalah sbb:

 1.Sebuah Doa dibuka dengan ta’awud dan basmalah serta pujian syukur kepada yang kuasa,yang dilanjutkan dengan membaca sholawat  sebagai anjuran dalam suatu pembuka doa.

2.Memintakan ampun diri,orang tua,guru dsb,serta kaum muslimin muslimat lainya,yang juga termasuk sebuah amalan sebab ter’ijabahnya sebuah do’a karena mendo’akan pada orang lain/sesamanya.

3.Dilanjutkan dengan sebuah permintaan yang diawali dengan membaca Asma’ul Husna sesuai pemakna artianya’yang menyesuaikan dari yang di’doakanya(tapi harusnya ada ijazah khusus biar berkah dari ulama).

4.Menggunakan kata yang penuh adab dan etika,semisal:“Semoga berkenan”menunjukan bahwa sepantasnya kita meminta dengan penuh etika’namun juga harus dalam keyakinan dan prasangka yang baik,dan kata”semoga dijadikan hamba”karena sebutan hamba adalah yang istiqomah dalam agama.

5.Menggunakan kata “ku”bukan kami menunjukan bahwa silahkan saja do’a dibaca kapan waktunya menurut sempat’nya masing-masing,dengan demikian sesama kita tidak tau kapan kita dido’akan menurut waktu’nya,yang termasuk do’a diam-diam tanpa sepengetahuan sesama bahwa ternyata mendo’akanya.

6.Sebuah Doa juga harus terkandung pemakana’artian dengan doa yang disebutkan dalam Alqur’an dan hadist,karena memang doa yang terbaik tentu saja yang disebutkan didalam’nya,yang ketika dipanjatkan akan mendapatkan lebih banyak kebaikan’tidak sebatas pada apa yang kita minta saja.

7.Semestinya haru juga ada do’a dari pemakna artian dari Do’a para Nabiyullah,para Waliyullah,dan para orang-orang sholeh,yang tentunya tidak mengurangi makna arti dari maksud yang sebenarnya.

8.Adapun bisa diselingi dengan bahasa kita,agar lebih meresapi dan menghayati,yang tentunya Allah Swt lebih mengetahui berbagai macam bahasa/lebih tau dengan yang kita panjatkan.

9.Diantara isi dari permohonanan do’a:  
   
Termasuk mencakup semua aspek kehidupan,dalam pengungkapan yang semoga penuh adab dan etika juga dari segi pengucapanya(kalau kita harus sopan santun dan penuh etika pada sesama,bukankah semestinya harus dan wajib etika juga ketika dalam do’a?karena memaohon/meminta kebaikan dari Yang Kuasa.
                                                          
 -Tidak hanya memohon kebaikan saja tetapi agar dijauhkan dari segala bahaya,karena banyaknya bahaya dalam kehidupan yang terkadang terlupakan namun dampaknya padahal telah dirasakan,seperti bahaya ilmu/amalan tanpa guru/tanpa tuntunanya dsb.  

     

              

 -Tak hanya dengan disertai kehendak duniawi saja,yang sebagai bentuk keluh kesah tanda kurang menerima,sehingga jadi kegelisahan bathin dan jadi cermin dari sikap kurang mensyukuri nikmat,maka itu isi dari do’a semestinya memang  untuk juga kebaikan akhirat.     

                                      

 -Tidak hanya untuk kebaikan diri sendiri tetapi juga untuk orang lain yang seiman dan buat juga kebaikan keturunan.

10.Kemudian Do’apun ditutup dengan membaca sholawat dan pujian syukur yang ditutup dengan kata Aamiin.

Semoga semua dipanjatkan dengan penuh keikhlasan,dan  dipanjatkan tidak hanya dalam keadaan susah saja,melainkan juga dalam keadaan senang,diiringi  prasangka baik dengan sepenuh keyakinan.

Dan semoga kita dalam berdo’a menurut tuntunanya’dengan senantiasa mempelajari dan menggali mengenainya.

Karena setidaknya jika sesuai tuntunanya lebih besar peluang dikabulkanya.
Dan Do’a yang terkabul bukanlah yang hanya setelahnya kita berlimpah materi tapi enggan berbagi.

Bukanlah yang setelahnya kita bertambah ilmu tapi kurang manfaatnya,tetapi inti dari do’a yang terkabul adalah segala sesuatu yang ada pada kita bisa bermanfaat pada sesamanya.

Bisa menerima apapun keadaannya,bisa mudah bahagia tanpa mengenal suatu keadaan apapun yang sedang dirasakan,yang pada hakekatnya jadi mak’na istiqomah yang sebenar’nya.

Karena istiqomah yang sebenarnya adalah bukan yang rutin mengucapkan suatu amalan,tetapi berusaha belajar sabar juga dalam menghadapi segala hal kehidupan,baik manis,pahit’getirnya dsb'(walau terkadang memang berat menjalani tetapi semoga yang Kuasa menghendaki’dan meridho’i)’Aamiin.


Dan makna doa yang terkabul juga luas mak’nanya,seperti bisa saja diberi keberkahan dalam segala hal lain,bisa ibadah dalam kesibukan kerja,bisa cukup hidupnya walau berpenghasilan tak seberapa,bisa dipermudah untuk bisa memahami dalam apapun mengenai ilmu dsb.

Dan tentunya kami juga sebagai penyampai meminta doa’nya agar diberi keberkahan oleh Allah SWT’dalam segala hal’nya.

Karena boleh jadi do’a kita terkabul,karena sebab kita mendo’akan orang lain dan sebab kita dido’akan orang lain yang lebih kuat iman dalam istiqomah’sehingga do’anya ter’ijabah’Aamiin(Seperti harapan juga dalam saling do’a ini).

Itulah diantara banyaknya anjuran etika dalam sebuah do’a,intinya yang penting bisa meresapi dan menjiwai,apalagi didoakan banyak orang juga dalam saling do’a untuk juga kebaikan bangsa.

Semoga jadi ilmu yang bermanfaat,bahwa dalam sebuah doa harus dengan penuh etika,yang digurukan dan tidak sembarang mengungkapkan dengan disertai amalan khusus lainya,sebagai faktor pendukung terkabulnya suatu doa,tentunya amalan yang tidak menyalahi.

(Mengenai tentang anjuran,tata cara maupun adab etika dalam berdo’a dan waktu-waktu ter’ijabahnya tentunya bisa dipelajari pada kajian khusus yang menerangkanya).

Dan sebelum serta sesudahnya mohon maaf’atas segala sesuatunya,yang jika jadi kesalahan,baik dari segi tatanan kata,maupun bahasa dalam penyampaianya dsb.

 DAN ALHAMDULILLAH BAHWA IKHTIAR SALING DO’A INI JUGA TELAH DI’SYIARKAN SECARA ONLINE MAUPUN OFFLINE


Sebagai bentuk ikhtiar kepedulian kita pada sesama muslim/saudara,dalam menjalankan kehidupan beragama,berbangsa dan bernegara.
UCAPAN TERIMA KASIH KEPADA:  

Para beliau selaku guru/penasehat dalam syi’ar ikhtiar ini,serta para pendukung dan pengikhtiar bersama dalam ikhtiar saling do’a ini,tentunya semoga jadi amal ibadah bersama yang selalu dalam Ridho Allah swt’Aamiin.

TERIMA KASIH JUGA

Kepada siapapun yang telah membeli buku’nya/menyebarkan brosur/buletinya,dengan niatnya untuk mendukung/berpartisipasi yang awal penerbitanya diedarkan disemarang dan sekitar’nya(terutama diberbagai dipasar dan sekitarnya)serta area jawa tengah yang juga meliputi beberapa kota/kabupaten.

Semoga bisa diedarkan secara meluas keberbagai kota lainya,untuk menggalang doa,sebagai ikhtiar bersama untuk juga menjalin persaudaraan yang memperkuat persatuan.

Terimakasih untuk semua kalangan yang berkenan,para pedagang pasar dan sekitarnya diberbagai kota,pada Bapak/ibu guru,Para Kades,TNI/Polisi,dan berbagai kalangan profesi yang juga mau berpartisipasi.

Serta para ustadz/pak kyai/ulama yang pernah  terjumpai dalam mengenalkan buku ini,yang telah mendukung dan mau berpartisipasi juga,yang selalu dimintai nasehat dan do’anya.

Semoga jadi syiar yang bermanfaat dunia akhirat’,yang Alhamdulilah sudah ribuan buku telah terjual(padahal sebagian buku berupa foto copyan dan hanya singkat/intisari beberapa halaman saja)namun yang dipentingkan adalah isi dan maksud tujuanya.


(Mungkin ini salah satu buku pertama di’indonesia ya,yang laku walaupun dijual dengan cuma copyan saja,kenapa demikian?karena sering kehabisan,sehingga terkadang hanya difoto copy saja).

Tetapi lain lagi ya kalau memfoto copy tanpa ijin,karena mengurangi manfaat keberkahanya,sebab berisi suatu ikhtiar do’a yang ada ijin khusus dalam mengedarkanya.

-Dan Ikh’tiar saling do’a ini juga terdapat dalam buku”Yasin&Tahlil”(Versi terbaru yang memudahkan ketika dibaca yaitu urutan isinya langsung Tawassul,Yasin,Tahlil,Dan Do’a ini)silahkan bagi yang mau memesanya untuk hadiah ahli kubur keluarga/untuk jam’iyah/untuk sedekah buku pribadi,silahkan saja bisa menghubungi,untuk saling do’a bersama.

DUKUNG KAMI SELALU DAN DO’ANYA AGAR BISA SELALU MENYAJIKAN KAJIAN SYI’AR LAINYA YANG SEMOGA BERMANFAAT DUNIA AKHIRAT’
AAMIIN’.

“Yaa Allah Yang Maha Segalanya 
Semoga Engkau berkenan dengan segala apa yang kupanjatkan,dan yang mau saling mendoakan,serta yang mau menyampaikan ikhtiar saling do’a ini.

Semoga semuanya Engkau beri ampunan,petunjuk dan pertolongan’MU dengan juga dipenuhi segala semua apa yang menjadi kebutuhanya,dari segala jalan,dan semua cara terbaik,yang Engkau kehendaki,dan Ridhoi dunia akhirat’
Aamiin.
———————————————–

(Artikel materi selalu dalam kajian).

Ikhtiar Bersama Dengan Saling Doa’Ini Selain Ada Bukunya Tersendiri Juga Disyiar Ikhtiarkan Bersama Juga,Termasuk Melalui Syiar Keagamaan Desa(Jam’iyah Yasin Dan Tahlil Juga,Dsb).

Sampel Buku Ikhtiar Bersama Dengan Saling Doa

Sample Dalam Buku Yasin&Tahlil

Semoga Bermanfaat Dunia Akhirat’Aamiin’.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: