Pilkades Pemalang

PILKADES SISTEM E-VOTING

KABUPATEN PEMALANG Adalah satu-satunya PROVINSI DI’JAWA TENGAH yang terpilih untuk menerapkan uji coba pertama kali sistem ini di’INDONESIA dengan cara e-voting/tinggal sentuh pada layar monitor yang dipersiapkan pada bilik suara.


Sebagai sarana ujicoba cara dalam memanfaatan teknologi masakini,meskipun memang terlihat ribet bagi yang belum paham,namun sebenarnya simple dan praktis bagi yang bisa mengerti dan memahami

Adapun pemilihanya sudah dilaksanakan secara serentak disejumlah kecamatan sekabupaten pemalang secara bertahap,yang tahapan tersebut dilaksanakan setiap seminggu sekali.

Dan tahap minggu pertama dimulai dari kecamatan taman,lalu kecamatan watu kumpul dan seterusnya(dimulai awal bulan september s/d November 2018)yang akan dilaksanakan di sebagian besar wilayah desa sekabupaten pemalang.

CARA MENGGUNAKAN HAK SUARA
Cara menggunakan hak suara dalam sistem evoting kali ini adalah yaitu dengan cara melihat dan memilih serta menyentuh foto calon yang dipilih saja dilayar monitor yang tertera:

CUKUP DUA KALI
Sentuh foto calon pilihan saudara lalu sentuh “YA”

NAMUN HARAP DIPERHATIKAN
Setelah memilih dengan MENYENTUH FOTO “CALON” dan menyentuh “YA” lalu akan keluar kertas keterangan/struk,yang harus dilihat dan diteliti,apakah struk yang keluar sama dengan NOMOR atau FOTO Calon yang saudara pilih?

Jika sama,tentunya bisa langsung dimasukan kedalam kotak suara.

Tetapi jika keluar STRUK KOSONG/BERBEDA/TIDAK SESUAI?

Maka LANGSUNG SAJA dilaporkan atau dikonfirmasikan kepada petugas/saksi-saksi/panitia penyelenggara.

Untuk memastikan agar keterangan yang keluar distruk sama dengan menurut pada calon yang dipilih.

Itulah metode cara jika dilakukan pemilihan secara EVOTING.


Namun apapun caranya diberbagai daerah/kota yang berbeda,tentunya marilah tetap gunakan hak pilih dengan CERDAS dengan tetap menjaga persaudaraan untuk tetap dalam persatuan walau berbeda dalam pilihan.

Nah itulah metode cara dalam memilih secara evoting dikabupaten pemalang,dan cara tersebut memang belum semua kota/daerah menggunakanya dalam pemilihan kepala desa dsb.

Karena metode tersebut tentunya dipakai tidaknya berdasarkan kesepakatan peraturan suatu daerah juga,dalam menimbang dan memperhatikan bagaimana untuk digunakan tidaknya,mungkin juga berdasar sesuai pihak KPU selaku penyelenggaranya/kesepakatan peraturan bersama pemerintah suatu kota/daerah tertentu tentunya.

Semoga penyampaian tentang info PILKADES Dan Tentangnya ini’jadi penambah refrensi penyikapan pada suatu daerah manapun yang akan melaksanakan pemilihan.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: